Haiii
Kali ini aku mau
sedikit mengulas mengenai pemberian vaksinasi yang tepat. Sedikit berbagi ilmu
yang diperoleh dari perkuliahan singkat dengan seorang dosen yang waaah aku
kagumin banget cara mengajar, pola pikir, dan pemecahan – pemecahan suatu
masalah yang beliau sampaikan dengan sangat tegas dan pastinya itu keren
banget! ^^ Tapi disini kata – kata ataupun kalimatnya udah diolah dalam
kalimatku sendiri yaaa hehehe
Vaksin itu apa
sih ? Vaksin itu mikrobacterium hidup yang diberikan pada tubuh untuk memicu
tumbuhnya antibody. Prinsip pemberian vaksin yaitu mengikuti aturan atau
prinsip pemberian obat. Apa itu prinsip pemberian obat ? Obat diberikan jika
dibutuhkan.
Jika dibutuhkan
loh yaa temen-temen .
Vaksin diberikan
hanya untuk orang – orang yang membutuhkan vaksin. Syarat pemberian
vaksin pun harus diberikan saat seorang individu dalam keadaan sehat, tidak sedang
menderita suatu penyakit atau bahkan itu hanya flu, tidak sedang mengonsumsi
obat – obatan yang berhubungan dengan system imun. Jika vaksin diberikan pada
individu yang tidak memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan vaksin
yang akan diberikan, apa yang akan terjadi ? Micobacterium hidup didalam vaksin
tersebut dapat saja menyerang individu tersebut. Jika vaksin polio diberikan
kepada seorang individu tanpa riwayat penyakit tersebut, dapat saja individu
tersebut mengalami kelumpuhan setelah pemberian vaksin.
Kedua, pemberian
vaksin TT (Tetanus Toksoid) pada seorang wanita yang akan menikah. Berdasarkan
berbagai macam sumber, alasan pemberian vaksin TT yaitu agar wanita tersebut
atau calon ibu dan anaknya terhindar dari tetanus yang dapat saja terinfeksi
pada saat melahirkan karena alat – alat dan tempat lahiran yang tidak steril.
Tetanus ?
Penyebab tetanus itu apa ? Tetanus disebabkan oleh bakteri Clostridium tetanii.
Bakteri Clostridium tetanii tidak akan dapat ditemukan pada ruang persalinan
yang steril. Setiap ruang persalinan , terutama alat – alat persalinan yang
digunakan pada suatu rumah sakit harus steril, jika ada bakteri yang
tertinggal, itu bukan bakteri Clostridium tetanii, tetapi berupa bakteri –
bakteri pseudomonas. Sementara ditempat – tempat persalinan
terutama di Rumah Sakit, kesterilan itu merupakan salah satu syarat wajib yang
harus dipenuhi, kesterilan ruangan dijaga tidak oleh sembarangan orang.
Pada pemberian TBC, jika didalam
suatu keluarga ada yang menderita TBC, bayi boleh saja diberikan vaksin TBC
dengan syarat kondisi bayi tidak sedang lemah. Namun pada bayi dengan
lingkungan keluarga yang sehat dan tidak seorangpun menderita TBC, saya rasa itu tidak perlu.
Berikan vaksin
jika itu memang dibutuhkan, jika tidak diperlukan maka tidak usah :)
0 komentar on "Yuk! Cermat Dalam Pemberian Vaksin."
Posting Komentar